main

BencanaDaily LifeLingkunganUncategorized

Extinction Rebellion dan 12 Tahun Tersisa

April 22, 2019 — by dewaputuam0

6720.jpg

Melalui tulisan kali ini saya akan sedikit bercerita dan berdiskusi apa yang sedang marak dan ramai diperbincangkan akhir-akhir ini. Bukan tentang carut marut perpolitikan kita dan hiruk pikuk pilpresnya. Sudah terlalu banyak yang membicarakan hal itu dan mungkin saja teman teman sama seperti saya yang sudah jengah dan bosan dengan topik itu. Bukan berarti topik tersebut tidak penting, namun saya rasa saya ang ramah remah kerupuk ini tidak sudah terlalu jenuh mendengar dan membaca hal hal tersebut, jadi kita bahas saja hal hal yang mungkin saja jarang ada dalam lingkup perhatian teman teman, namun percayalah topik ini merupakan hal yang sangat penting dan mendesak untuk kita bahas dan sesegera mungkin harus kita selesaikan setidaknya tidak lebih dari 12 tahun, sebelum semuanya terlambat.

Kita bukanlah generasi yang buruk, kita (atau mungkin kalian) memiliki tingkat kepedulian yang sangat tinggi. Tidak kurang aksi aksi solidaritas selama ini teman teman tunjukan dan jujur saya sangat terkagum dan terharu melihat hal hal tersebut. Kita sudah banyak melihat betapa besar kepedulian teman teman dari banyaknya aksi solidaritas kepada sesama yang mengalami musibah baik bencana maupun penganiayaan, solidaritas terhadap hewan hewan yang mendapat perlakuan sewenang wenang dan juga solidaritas kepada alam yang dirusak oleh orang orang tidak bertanggung jawab. Banyak hal yang teman-teman perlihatkan hingga saat ini, dan itulah yang menjadi salah satu alasan saya menuliskan tulisan ini.

Cerita ini dimulai dari Aksi Extinction Rebellion

Selamat hari bumi. Mungkin kalimat itu banyak kita lihat hari ini dengan berbagai bahasa yang disampaikan melalui berbagai macam platform baik media sosial maupun media media penyebaran berita. Ditengah hiruk pikuknya politik di negeri kita ini, dan ditengah kesedihan yang mendalam atas aksi teror di Sri Langka, Ada sekelompok orang yang berjuang untuk hal yang mungkin terlihat naif dan orang orang ini menamakan diri mereka sebagai “Extinction Rebellion” yang kira kira jika di artikan secara harfiah sebagai “Pejuang Kepunahan”.

Satu dari sekian banyak Pemrotes Iklim (Extinction Rebellion) yang ditangkap pada Hari Seni Pagi oleh kepolisian London Saat melakukan aksi (Sumber Foto: Penelope Barritt/REX/Shutterstock)

Dalam sepekan terakhir mereka membuat “keributan” dan memperjuangkan apa yang mereka anggap penting dan mungkin akan terlihat halu untuk sebagian dari kita yang untuk memikirkan diri sendiri saja masih susah hehehe. Dilansir dari VOA Indonesia, Mereka yang telah membuat sebagian kota London macet total ini menginginkan pemerintah mendeklarasikan keadaan darurat iklim dan ekologis, mengurangi emisi gas rumah kaca menjadi nol sampai pada 2025, dan menghentikan hilangnya keanekaragaman hayati (sumber VOA Indonesia). Menurut saya ini adalah salah satu aksi yang gila dan nekat. Namun mengingat waktu yang kita miliki sekarang, saya rasa ini merupakan aksi yang hebat dan layak dilakukan.

Ini Bukanlah Sekedar tentang Bumi, Ini Tentang Kita dan Masa Depan Kita

Perubahan iklim tidak hanya sekedar suatu cerita kenaikan suhu rata rata bumi semata. Namun perubahan itu akan berdampak pada perubahan perubahan lain yang tentunya akan semakin membuat kita terpojok dan kritis. Sebagai awal saya akan sedikit menggambarkan dan memberikan hitung hitungan sederhana tentang apalah arti peningkatan suhu 1.5 derajat itu. Ini sebnarnya adalah suhu batas yang menurut para ahli merupakan batas kemampuan kita untuk menanggung beban dari perubahan iklim.

Sekarang kita anggap peningkatan suhu rata rata harian dalam satu tahun adalah 1.5 derajat celsius. Ini peningkatan rata rata dalam satu hari yang berarti merupakan hasil jumlah peningkatan suhu selama satu hari lalu dibagi dengan 365 hari. Jika kita kalikan dengan 365 maka setidaknya total perubahan suhu dalam satu tahun adalah 450an derajat celsius. Jika kita bagi rata setiap harinya tentu akan dihasilkan peningkatan suhu dalam satu hari sebsar 1.5 derajat, yang menurut kita tidak lah berbeda secar signifikan dibanding hari hari biasa. Akan tetapi sayangnya tidak demikian, 450 celcius derajat ini tidak dibagi secara merata, ada hari dimana suhu meningkat sangat drastis. Hal inilah yang kemudian muncul dalam bentuk pemberitaan gelombang panas dan panas ektrim yang akhir akhir ini dan mungkin beberapa waktu kedepan banyak diberitakan

Peningkatan suhu mungkin tidak begitu menjadi perhatian bagi orang orang yang berada di wilayah tropis, hanya saja terkadang suhu yang sangat tinggi akan meningkatkan pula keluh kesah orang orang didalamnya. JIka suhu saja yang meningkat sebenarnya tidaklah begitu masalah dengan kita yang terbiasa berpanas panasan ini. Namun peningkatan suhu pada kenyataannya juga datang bersama kawan kawannya yang berarti pula meningkatnya pula bencana bencana hidrometeorologis baik dari intensitas maupun durasinya.

Peningkatan kebencanaan hidrometeorologis sperti banjir, tanah longsor, cuaca ekstrim dan kekeringan mungkin kalian sudah tahu bersama telah semakin sering terjadi di sekitar kita. Untuk memberikan gambaran berikut ini saya sampaikan rekapitulasi kejadian bencana di Indonesia selama sepuluh tahun terakhir yang memperlihatkan bahwa 98% bencana di Indonesia adalah bencana hidrometeorologi, Perubahan iklim yang terjadi diprediksi juga akan meningkatkan jumlah serta intensitas kejadian bencana bencana hidrometeorologis ini.

Ketika kita berbicara tentang bencana maka pembicaraan ini tentunya tidak hanya berkisar pada topik topik naif tentang penyelamatan bumi. Menurut hemat saya seharusnya justru kita lah yang harus diselamatkan, bukan buminya, dengan cara ‘menyelamatkan bumi’. Karena sebenarnya kitalah yang perlu menjaga bumi kita agar tetap sesuai untuk tempat hidup kita.

Ini bukanlah sekedar tentang Bumi, ini justru tentang kita dan masa depan kita. Mereka, para Extinction Rebellion bukan hanya memperjuangkan masa depan “Mereka” namun juga memperjuangkan masa depan kita bersama bumi kita beserta segala kekayaan yang ada. Jangan sampai apa yang dikatakan Greta Thunberg terjadi.

Saat cucu cucu kita nanti bertanya dan menyalahkan kenapa kita tidak melakukan aksi untuk menghadapi perubahan iklim ini saat waktu masih ada. Ya, kita saat ini masih memiliki waktu.

Setidaknya 12 tahun lagi hingga semua kesempatan yang ada akan hilang dan perubahan iklim akan kian menjadi dan membawa kita pada Jaman kepunahan masal ke 6, yang bukan suatu hal yang tidak mungkin kalau kita juga nantinya akan masuk daftar itu. Apa yang akan kita pilih dan lakukan, Sebagai generasi yang memiliki tingkat kepedulian yang tinggi seperti yang saya sebutkan dalam paragraf paragraf awal tentunya sudah tahu. Ini bukan pada apa yang perlu kita tahu, tapi apa yang harus kita lakukan segera. Oia sebagai tambahan berikut ini ada satu cuplikan film yang bagus.

salam dari saya

dewa putu am

BencanaDaily LifeLingkunganOpiniUncategorized

[Opini]Mencari sosok “Sexy Killer” di karya Watchdoc.

April 16, 2019 — by dewaputuam0

Sexy-Killers-01-2-960x654.jpeg

Kemarin sore banyak dari teman saya yang membagikan sebuah video dokumenter karya Watchdoc yang berjudul Sexy Killer. Hanya dari tumbnailnya sudah dapat terlihat ini tentang batubara karena disana secara eksplisit ditampilkan terdapat sebuah kapal tongkang sedang mengangkut segunung batu bara yang saya tidak tahu akan mengarah kemana.

Tumbnail sebuah film dokumenter karya Watchdoc yang berjudul “Sexy Killer” yang sedang hangat diperbincangkan saat ini. Apa yang membuatnya Sexy? (Sumber Gambar, Geotimes)

Awalnya saya hanya tertarik menonton trilernya saja karena full video cukup panjang yakni 01:28:55. Cukup panjang untuk sebuah video yang disebarkan melalui youtube. Yang menurut hemat saya sebuah video yang menarik biasanya sekitar 4-8 menit saja jikalau panjang cukuplah sampai belasan menit, karena itu sudah sangat membosankan dan terlalu lama. “Lalu apakah hal penting yang disampaikan dalam video ini sehingga teman teman saya bersama lebih dari 6 juta orang lainnya menonton dan membagikan sebuah video yang sangat panjang tersebut? Hal sexy apakah yang sedang dibahas disana?” Atas dasar rasa penasaran tersebut akhirnya saya “menyisihkan” satu setengah jam saya untuk menonton film dokumenter itu, sembari bertanya tanya siapa gerangan si sexy killer itu. (Hingga Tanggal 16 April 2019 Pukul 13.14, video tersebut telah di lihat oleh 6,076,798 orang )

Video ini diawali dengan sebuah cuplikan video sepasang pengantin baru yang sedang berbulan madu di sebuah hotel yang mewah. Dari sini ditampilkan pula barang barang elektronik yang kita sering jumpai dalam kehidupan sehari hari beserta besaran energi yang dikonsumsinya. Dan kemudian diakhir cuplikan menggantung tersebut terdengarlah kata kata gaib nan ajaib

“Kita semua tahu adegan selanjutnya, yang tidak kita lihat sehari hari adalah bagaimana listrik bisa sampai ke ruangan ini”

Setelah kata kata itu secara ajaib muncul, seketika saya berharap muncul kata kata “iklan layanan masyarakat ini didukung oleh bla bla bla dan bla.” Namun ternyata tidak, cuplikan ini bukanlah akhir, namun adalah awal karena dalam cuplikan selanjutnya justru mereka mengawali apa yang akan mereka ceritakan selanjutnya dari sebuah ledakan di tambang batubara.

Ijinkan saya sedikit menceritakan hal apa yang disampaikan dalam video tesebut

Lubang galian tambang di Kalimantan Timur yang dibiarkan menganga begitu saja tanpa pengelolaan yang baik dan benar dan kemudian menimbulkan banyak korban yang kebanyakan adalah anak anak karena tenggelam. (Sumber Gambar CNN Indonesia)

Dari sinilah kemudian sang pembuat video dengan indah dan jeniusnya menggambarkan masalah masalah apa yang dulu bahkan sampai sekarang sedang terjadi di pertambangan kita, baik dari hulu hingga hilir. Cerita ini diawali dengan kisah kisah bermasalahnya pertambangan batu bara itu sendiri dimana keberadan tambang batu bara merampas hidup dan penghidupan masyarakat sekitar yang sebelumnya dibawa pemerintah untuk membangun pertanian di daerah tersebut. Dan ironisnya pemerintah pula lah yang kemudian merusak penghidupan mereka sebagai petani dengan membangun tambang batu bara.

Permasalahan yang ada kemudian dibuka secara perlahan oleh sang empunya video. Mulai dari permasalahan ruang tambang yang abai bahkan mengorbankan penghidupan dan hidup masyarakat sekitar. Lahan lahan pertanian dan tempat tinggal mereka terus diusik dan diusir secara perlahan oleh tambang. Keberadaannnya yang sangat dekat dengan lingkungan publik, menyebabkan banyaknya permasalahan kemudian timbul dari rusaknya pencarian dan tempat tinggal hingga hilangnya beberapa nyawa anak anak tak berdosa. Dan biadabnya hal ini kemudian dikatakan pemerintah setempat dalam sebuah wawancara sebagai suatu hal yang biasa, sembari terkekeh kekeh dan berkelakar seolah membahas opera sabun yang di tontonnya semalam.

Dari cuplikan ini saya semakin penasaran apa apa saja yang akan diceritakan oleh Watchdoc dalam videonya kali ini yang mengundang perhatian sebegitu banyak orang. Video tersebut kemudian beralih pada permasalahan transport dari dari batu bara menuju beberapa PLTU yang ternyata memberikan dampak buruk tersendiri. Dan kemudian menuju karah yang lebih hilir dari usaha pertambangan batu bara yang ternyata banyak berlabuh pada PLTU. Dari kedua sisi tersebut baik permasalahan transport maupun PLTU kemudian berkembang cerita yang tidak kalah getir, menyedihkan dan harus saya akui saya mengetahui kesemua itu dari video yang jujur saja sebelumnya tidak menarik bagi saya.

Bahkan melalui video ini pula mereka menunjukan sebuah keberanian yang luar biasa, yang saya bahkan beranggapan mereka sudah seperti kucing yang memiliki 9 nyawa. Dengan beraninya mereka membuka dalang dalang besar yang ada didalam jaringan usaha tambang batu bara Indonesia yang tentunya bukan main main lagi tinggi,penting dan berkuasanya posisi para dalang itu di Indonesia saat ini. Dengan beraninya mereka menyebutkan satu persatu pembesar pembesar beserta perusahan perusahaan tambang pengeruk rupiah yang mereka kelola. Big salute for you all guys.

Kemudian muncul pertanyaan, Siapa si sexy itu dan apa maksud dari film ini

Secara sederhana dan tanpa upaya mungkin akan banyak yang beranggapan bahwa si sexy killer yang dimaksud dalam film dokumenter ini adalah para dalang dan penggede dibalik usaha tambang yang mereka gerakan. Ia tampak keren, gagah dan elegan namun dibalik semua itu mereka secara tidak langsung adalah dalang dari segala pembunuhan yang ada dan ditampilkan dalam film dokumenter ini. Dan sebagian lainnya yang mungkin tidak mampu membeli kuota internet dan hanya mampu melihat potongan awal film, si sexy killer mungkinlah sosok pasangan muda yang sedang ber bulan madu itu hehehe.

Saya tidak akan mengatakan kedua pandangan diatas adalah pandangan yang benar ataupun salah. Berkaca dari pandangan pertama tentang diungkapnya para tokoh tokoh negara baik di sisi petahanan dan penantang yang ternyata berandil besar dalam jejaring usaha pertambangan yang banyak menelan korban. Isu ini tampaknya menjadi isu yang sexy mengingat hanya dalam hitungan beberapa jam lagi kita akan melaksanakan pemilu serentak. Hal ini kemudian menimbulkan sedikit kekhawatiran terhadap munculnya aksi kekecewaan dan ketidak percayaan yang pada akhirnya memicu aksi golput saat pemilu.

Ada sebagian yang mungkin akan seperti itu, namun saya yakin orang yang golput karena video ini jumlahnya tidak akan begitu banyak. Mengingat sebenarnya video ini tidaklah begitu sexy dimata masyarakat sekarang, yang dalam hal ini dapat terlihat dari trending youtube yang ada hari ini yaitu video Boyband BTS, Epic Rap Battles Of Presidency (ini masih okelah) dan video berfaedah macam Nyusul Gempi ke Bali serta kejadian luar biasa tentang Limbat yang akhirnya bisa berbicara.

Tampaknya harus kita akui bahwa Isu lingkungan bukanlah suatu isu yang sexy di mata masyarakat kita. Atau setidaknya tidaklah jauh sexynya bila dibandingkan tentang isu tentang gempi yang di jemput kebali juga limbat yang akhirnya berbicara akibat terkena prank.

Mengungkap siapa si Sexy Killer sesungguhnya?

Untuk menjadi menarik dan kemudian banyak diperbincangkan, isu lingkungan dalam video ini akhirnya kemudian menempel pada isu yang lebih seksi dan tentunya sangat tepat bila dibahas saat ini yaitu “Politik”. Dengan gagah berani mereka membuka jejaring dalang yang menggerakan pertambangan batu bara di Indonesia yang berasal dari kubu petahanan maupun kubu penantang.

Kesemua parade dan kisah itu saya rasa sebenarnya diajukan kepada sosok sang “sexy killer” sesungguhnya yang selama ini selalu bersembunyi dan terus mengukir kisah pembunuhan ini tanpa merasa bersalah. Sexy killer yang merupakan dalang dari semua dalang yang ditampilkan dalam video ini. Sosok sexy killer itu sampai saat ini terus bersembunyi dan menyangkal apa yang diperbuatnya saat ini.

Film dokumenter ini merupakan suatu jebakan yang dibuat sedemikian apik oleh watchdoc. Dan harus saya akui jebakan itu cukup berhasil. Mereka cukup berhasil setidaknya menjebak lebih dari 6 juta para sexy killer tersebut. Yup saya menyebut 6 juta para sexy kiler yang tidak lain adalah diri kita sendiri.

Kita adalah hilir dari usaha batu bara tersebut, hal inilah kenapa video ini hanya menampilkan pada PLTU dan tidak lebih jauh lagi. Kita adalah pasar yang sexy, dengan keluhan kita akan listrik yang byar pet pada pemerintah dan dibarengi dengan kerakusan kita akan energi listrik menjadikan kebutuhan listrik kita sangatlah besar, bukan hanya pada hal hal yang benar benar penting namun pula pada hal hal yang cenderung membuang dan menyianyiakan. Kita lah sang sexy killer yang dengan begitu sexy digoda diperebutkan perhatiannya oleh para dalang batu bara melalui layanan listrik mereka dan oleh para pegiat lingkungan yang terus berupaya mengambil perhatian dengan segala cara berteriak, beraksi untuk sekedar mengingatkan bahwa alam kita tidak sedang baik baik saja.

Kelanjutan dan akhir cerita ini tidak semuanya secara eksplisit diberikan pada video mereka tetapi dilanjutan pula pada kometar dan reaksi para penontonnya di kolom komentar, di media media pengutaraan pendapat, media sosial, media chat, media diskusi, dan aksi aksi nyata lainnya. Melalui video “Sexy Killer”, watchdoc menceritakan sebuah kisah tanpa tanda titik, yang menyerahkan kelanjutan cerita kepada sang pembunuh seksi itu sendiri. Apakah kan berakhir mengambang dan menghilang perlahan sama seperti kisah kisah yang mereka awali sebelumnya, atau akan ada yang berbeda dari awal kisah ini.

Ijinkan saya mengakhiri tulisan ini menggunakan frasa yang sebelumnya saya tergelitik mendengarnya, yang juga merupakan frasa awal mereka untuk memulai cerita mereka, tentunya dengan sedikit perubahan diksi serta suasana :).

“Kita semua tahu adegan selanjutnya, yang tidak kita lihat sehari hari adalah bagaimana intrik bisa sampai ke ruangan ini”

(dewa, terinspirasi dari Video Sexy Killer By Watchdoc)

Berikut link video lengkap yang berjudul Sexy Killer karya Watchdoc yang saya bahas dalam tulisan saya hari ini. Saya salut pada perancang dan pembuatan karya ini. Sebuah karya yang bagus dan menginspirasi dan saya yakin bahwa banyak sekali usaha dan segala hal telah dikorbankan untuk membuat karya luar biasa ini.

Meskipun demikian sudah menjadikan keharusan bagi saya untuk memberikan sedikit ruang untuk keraguan untuk segala hal yang kita temui. Bahkan untuk video yang luar biasa ini. Mungkin tidak semua yang disampaikan dalam video ini adalah sebuah kebenaran, baik itu karena kurangnya informasi ataupun kepentingan tertentu. Namun jauh dari semua itu video ini tetaplah sebuah karya yang bagus dan menarik untuk di tonton dengan durasi panjangnya itu. Sekian dari saya,

Salam hangat dari saya, bagian dari sexy killer

Dewa Putu AM.